Inflasi dan perekonomian Indonesia sangat saling berkaitan. Apabila tingkat inflasi tinggi, sudah dipatikan akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, dimana akan melambatnya laju pertumbuhan ekonomi.
Inflasi
Inflasi di Indonesia diumpamakan seperti penyakit endemis dan berakar di sejarah. Tingkat inflasi di Malaysia dan Thailand senantiasa lebih rendah. Inflasi di Indonesia tinggi sekali di zaman Presiden Soekarno, karena kebijakan fiskal dan moneter sama sekali tidak prudent (“kalau perlu uang, cetak saja”). Di zaman Soeharto, pemerintah berusaha menekan inflasi - akan tetapi tidak bisa di bawah 10 persen setahun rata-rata, antara lain oleh karena Bank Indonesia masih punya misi ganda, antara lain sebagai agent of development, yang bisa mengucurkan kredit likuiditas tanpa batas. Baru di zaman reformasi, mulai di zaman Presiden Habibie maka fungsi Bank Indonesia mengutamakan penjagaan nilai rupiah. Tetapi karena sejarah dan karena inflationary expectations masyarakat (yang bertolak ke belakang, artinya bercermin kepada sejarah) maka “inflasi inti” masih lebih besar daripada 5 persen setahun.
Perekonomian
Tanda-tanda perekonomian mulai mengalami penurunan adalah ditahun 1997 dimana pada masa itulah awal terjadinya krisis. Saat itu pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar pada level 4,7 persen, sangat rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang 7,8 persen. Kondisi keamanan yang belum kondusif akan sangat mempengaruhi iklim investasi di Indonesia. Mungkin hal itulah yang terus diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini sangat berhubungan dengan aktivitas kegiatan ekonomi yang berdampak pada penerimaan negara serta pertumbuhan ekonominya. Adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan akan menjanjikan harapan bagi perbaikan kondisi ekonomi dimasa mendatang. Bagi Indonesia, dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi maka harapan meningkatnya pendapatan nasional (GNP), pendapatan persaingan kapita akan semakin meningkat, tingkat inflasi dapat ditekan, suku bunga akan berada pada tingkat wajar dan semakin bergairahnya modal bagi dalam negeri maupun luar negeri.
Namun semua itu bisa terwujud apabila kondisi keamanan dalam negeri benar-benar telah kondusif. Kebijakan pemerintah saat ini didalam pemberantasan terorisme, serta pemberantasan korupsi sangat turut membantu bagi pemulihan perekonomian. Pertumbuhan ekonomi yang merupakan salah satu indikator makro ekonomi menggambarkan kinerja perekonomian suatu negara akan menjadi prioritas utama bila ingin menunjukkan kepada pihak lain bahwa aktivitas ekonomi sedang berlangsung dengan baik pada negaranya.
http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi_dan_perekonomian_Indonesia
Jazz
Kamis, 22 April 2010
Pendapatan Nasional
Salah satu tolak ukur yang dapat digunakan untuk menilai kondisi perekonomian suatu negara adalah pendapatan nasional. Tujuan dari perhitungan pendapatan nasional ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang tingkat ekonomi yang telah dicapai dan nilai output yang diproduksi, komposisi pembelanjaan agregat, sumbangan dari berbagai sektor perekonomian, serta tingkat kemakmuran yang dicapai (Sukirno, 2008, p55). Selain itu, data pendapatan nasional yang telah dicapai dapat digunakan untuk membuat prediksi tentang perekonomian negara tersebut pada masa yang akan datang. Prediksi ini dapat digunakan oleh pelaku bisnis untuk merencanakan kegiatan ekonominya di masa depan, juga untuk merumuskan perencanaan ekonomi untuk mewujudkan pembangunan negara di masa mendatang (Sukirno, 2008, p57).
Pendapatan nasional dapat diartikan sebagai nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu negara (Sukirno, 2008, p36). Pengertian berbeda dituliskan dengan huruf besar P dan N, dimana Pendapatan Nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh faktor produksi yang digunakan untuk memproduksikan barang dan jasa dalam suatu tahun tertentu (Sukirno, 2008, p36). Terdapat beberapa cara yang digunakan dalam perhitungan pendapatan nasional, yaitu pendapatan nasional bruto dan pendapatan domestic bruto.
Gross National Product (GNP) atau disebut juga dengan Pendapatan Nasional Bruto (PNB) merupakan nilai barang dan jasa dalam suatu negara yang diproduksikan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara tersebut, termasuk nilai produksi yang diwujudkan oleh faktor produksi yang digunakan di luar negri, namun tidak menghitung produksi yang dimiliki penduduk atau perusahaan dari negara lain yang digunakan di dalam negara tersebut (Sukirno, 2008, p35).
Gross Domestic Product (GDP) atau disebut juga dengan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) merupakan nilai pasar dari semua barang dan jasa final yang diproduksi dalam sebuah negara pada suatu periode (Mankiw, 2006, p6), meliputi faktor produksi milik warga negaranya sendiri maupun milik warga negara asing yang melakukan produksi di dalam negara tersebut.
Terdapat tiga metode yang dapat digunakan untuk menghitung pendapatan nasional, yaitu cara pengeluaran, cara produk neto, dan cara pendapatan. Berikut akan dijabarkan tentang masing-masing metode.
1. Cara Pengeluaran
Teknik perhitungan ini banyak digunakan di negara-negara maju, seperti Belanda, Inggris, Jerman dan Amerika Serikat, dimana pendapatan nasional yang dihasilkan metode ini dapat memberi gambaran tentang sampai dimana buruknya masalah ekonomi yang dihadapi atau sampai dimana baiknya tingkat pertumbuhan yang dicapai dan tingkat kemakmuran yang sedang dinikmati, serta memberikan informasi dan data yang dibutuhkan dalam analisis makroekonomi (Sukirno, 2008, p37). Perhitungan pendapatan nasional dengan cara pengeluaran memiliki empat komponen penting, yaitu konsumsi rumah tangga, pengeluaran pemerintah, pembentukan modal sektor swasta (investasi) dan ekspor neto (Sukirno, 2008, p37).
* Konsumsi rumah tangga adalah pembelanjaan barang dan jasa oleh rumah tangga, termasuk barang tahan lama, barang tidak tahan lama, jasa dan biaya pendidikan (Mankiw, 2006, p12), namun tidak termasuk investasi, seperti pembayaran asuransi atau uang saku untuk anak (Sukirno, 2008, p38).
* Belanja pemerintah mencakup pembelanjaan barang dan jasa oleh pemerintah, yang dibedakan menjadi konsumsi dan investasi (Sukirno, 2008, p38). Yang termasuk dalam konsumsi adalah pembayaran gaji dan tunjangan pegawai negri dan pembelian inventaris, sedangkan yang termasuk investasi adalah pembangunan jalan raya, sekolah, dan lain sebagainya. pembayaran jaminan social untuk fakir miskin, bantuan untuk korban bencana alam dan subsidi lainnya tidak termasuk dalam belanja pemerintah, melainkan termasuk dalam pembayaran transfer, karena tidak ada barang/jasa yang diproduksi (Mankiw, 2006, p13).
* Investasi merupakan pembelian barang yang nantinya digunakan untuk memproduksi barang/jasa lainnya (Mankiw, 2006, p12). Investasi dapat digolongkan menjadi pengeluaran atas barang modal dan peralatan produksi, perubahan dalam nilai inventori pada akhir tahun, dan pengeluaran untuk mendirikan bangunan (Sukirno, 2008, p39).
* Ekspor neto sama dengan pembelian produk dalam negri oleh orang asing (ekspor) dikurangi dengan pembelian produk luar negri oleh warga negara tersebut (impor) dalam periode yang sama (Mankiw, 2006, p13).
2. Cara Produk Neto
Produk neto dapat diartikan sebagai nilai tambah yang diciptakan dalam suatu proses produksi (Sukirno, 2008, p42). Sehingga perhitungan pendapatan nasional dengan cara neto diperoleh dengan menjumlahkan nilai tambah yang diwujudkan oleh perusahaan di berbagai lapangan usaha dalam perekonomian negara tersebut. Cara ini dapat memberikan informasi tentang seberapa besar pengaruh sektor-sektor tersebut terhadap perekonomian negara.
3. Cara Pendapatan
Pendapatan nasional dengan cara pendapatan diperoleh dari penjumlahan pendapatan-pendapatan yang terjadi, akibat penggunaan faktor produksi untuk mewujudkan barang dan jasa (Sukirno, 2008, p44). Pendapatan tersebut digolongkan menjadi pendapatan para pekerja (gaji/upah), pendapatan dari usaha perseorangan, pendapatan dari sewa, bunga neto dan keuntungan perusahaan.
Dalam melakukan perhitungan pendapatan nasional, terdapat berbagai kendala, terutama di Indonesia. Masalah tersebut antara lain adalah
* Ketersediaan data dan informasi, karena tidak semua kegiatan ekonomi terdokumentasi dengan baik
* Pemilihan kegiatan produksi yang termasuk dalam perhitungan. Sebagai contoh adalah kegiatan produksi dalam rumah tangga seperti mencuci dan memasak, menanam palawijo untuk konsumsi pribadi, kegiatan yang menyalahi hukum seperti transaksi jual beli obat terlarang dan prostitusi, serta tunjangan yang tidak berupa uang, tidak termasuk dalam perhitungan pendapatan nasional.
* Penghitungan dua kali kerapkali terjadi ketika bahan yang sama dikonsumsi oleh orang yang berbeda. Misalnya gula dan tepung yang dibeli oleh ibu rumah tangga dapat dianggap sebagai barang jadi, namun jika bahan tersebut dibeli oleh bakery shop, maka dianggap sebagai barang setengah jadi. Apabila nilai produksi tepung dan gula dimasukkan dalam perhitungan produksi roti/kue, maka akan terjadi perhitungan dua kali.
* Penentuan harga barang yang berlaku, karena tidak semua tempat menggunakan harga yang sama, bergantung pada lokasi, musim, harga dollar, dan lain sebagainya.
* Investasi bruto dan investasi neto, dimana terdapat perbedaan akibat depresiasi, terutama untuk menghitung investasi yang dilakukan oleh negara.
* Informasi kenaikan harga barang membutuhkan informasi indeks harga. Penentuan indeks harga itu sendiri memiliki beberapa masalah, seperti penentuan barang yang akan digunakan dalam perhitungan.
Pendapatan nasional dapat diartikan sebagai nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu negara (Sukirno, 2008, p36). Pengertian berbeda dituliskan dengan huruf besar P dan N, dimana Pendapatan Nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh faktor produksi yang digunakan untuk memproduksikan barang dan jasa dalam suatu tahun tertentu (Sukirno, 2008, p36). Terdapat beberapa cara yang digunakan dalam perhitungan pendapatan nasional, yaitu pendapatan nasional bruto dan pendapatan domestic bruto.
Gross National Product (GNP) atau disebut juga dengan Pendapatan Nasional Bruto (PNB) merupakan nilai barang dan jasa dalam suatu negara yang diproduksikan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara tersebut, termasuk nilai produksi yang diwujudkan oleh faktor produksi yang digunakan di luar negri, namun tidak menghitung produksi yang dimiliki penduduk atau perusahaan dari negara lain yang digunakan di dalam negara tersebut (Sukirno, 2008, p35).
Gross Domestic Product (GDP) atau disebut juga dengan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) merupakan nilai pasar dari semua barang dan jasa final yang diproduksi dalam sebuah negara pada suatu periode (Mankiw, 2006, p6), meliputi faktor produksi milik warga negaranya sendiri maupun milik warga negara asing yang melakukan produksi di dalam negara tersebut.
Terdapat tiga metode yang dapat digunakan untuk menghitung pendapatan nasional, yaitu cara pengeluaran, cara produk neto, dan cara pendapatan. Berikut akan dijabarkan tentang masing-masing metode.
1. Cara Pengeluaran
Teknik perhitungan ini banyak digunakan di negara-negara maju, seperti Belanda, Inggris, Jerman dan Amerika Serikat, dimana pendapatan nasional yang dihasilkan metode ini dapat memberi gambaran tentang sampai dimana buruknya masalah ekonomi yang dihadapi atau sampai dimana baiknya tingkat pertumbuhan yang dicapai dan tingkat kemakmuran yang sedang dinikmati, serta memberikan informasi dan data yang dibutuhkan dalam analisis makroekonomi (Sukirno, 2008, p37). Perhitungan pendapatan nasional dengan cara pengeluaran memiliki empat komponen penting, yaitu konsumsi rumah tangga, pengeluaran pemerintah, pembentukan modal sektor swasta (investasi) dan ekspor neto (Sukirno, 2008, p37).
* Konsumsi rumah tangga adalah pembelanjaan barang dan jasa oleh rumah tangga, termasuk barang tahan lama, barang tidak tahan lama, jasa dan biaya pendidikan (Mankiw, 2006, p12), namun tidak termasuk investasi, seperti pembayaran asuransi atau uang saku untuk anak (Sukirno, 2008, p38).
* Belanja pemerintah mencakup pembelanjaan barang dan jasa oleh pemerintah, yang dibedakan menjadi konsumsi dan investasi (Sukirno, 2008, p38). Yang termasuk dalam konsumsi adalah pembayaran gaji dan tunjangan pegawai negri dan pembelian inventaris, sedangkan yang termasuk investasi adalah pembangunan jalan raya, sekolah, dan lain sebagainya. pembayaran jaminan social untuk fakir miskin, bantuan untuk korban bencana alam dan subsidi lainnya tidak termasuk dalam belanja pemerintah, melainkan termasuk dalam pembayaran transfer, karena tidak ada barang/jasa yang diproduksi (Mankiw, 2006, p13).
* Investasi merupakan pembelian barang yang nantinya digunakan untuk memproduksi barang/jasa lainnya (Mankiw, 2006, p12). Investasi dapat digolongkan menjadi pengeluaran atas barang modal dan peralatan produksi, perubahan dalam nilai inventori pada akhir tahun, dan pengeluaran untuk mendirikan bangunan (Sukirno, 2008, p39).
* Ekspor neto sama dengan pembelian produk dalam negri oleh orang asing (ekspor) dikurangi dengan pembelian produk luar negri oleh warga negara tersebut (impor) dalam periode yang sama (Mankiw, 2006, p13).
2. Cara Produk Neto
Produk neto dapat diartikan sebagai nilai tambah yang diciptakan dalam suatu proses produksi (Sukirno, 2008, p42). Sehingga perhitungan pendapatan nasional dengan cara neto diperoleh dengan menjumlahkan nilai tambah yang diwujudkan oleh perusahaan di berbagai lapangan usaha dalam perekonomian negara tersebut. Cara ini dapat memberikan informasi tentang seberapa besar pengaruh sektor-sektor tersebut terhadap perekonomian negara.
3. Cara Pendapatan
Pendapatan nasional dengan cara pendapatan diperoleh dari penjumlahan pendapatan-pendapatan yang terjadi, akibat penggunaan faktor produksi untuk mewujudkan barang dan jasa (Sukirno, 2008, p44). Pendapatan tersebut digolongkan menjadi pendapatan para pekerja (gaji/upah), pendapatan dari usaha perseorangan, pendapatan dari sewa, bunga neto dan keuntungan perusahaan.
Dalam melakukan perhitungan pendapatan nasional, terdapat berbagai kendala, terutama di Indonesia. Masalah tersebut antara lain adalah
* Ketersediaan data dan informasi, karena tidak semua kegiatan ekonomi terdokumentasi dengan baik
* Pemilihan kegiatan produksi yang termasuk dalam perhitungan. Sebagai contoh adalah kegiatan produksi dalam rumah tangga seperti mencuci dan memasak, menanam palawijo untuk konsumsi pribadi, kegiatan yang menyalahi hukum seperti transaksi jual beli obat terlarang dan prostitusi, serta tunjangan yang tidak berupa uang, tidak termasuk dalam perhitungan pendapatan nasional.
* Penghitungan dua kali kerapkali terjadi ketika bahan yang sama dikonsumsi oleh orang yang berbeda. Misalnya gula dan tepung yang dibeli oleh ibu rumah tangga dapat dianggap sebagai barang jadi, namun jika bahan tersebut dibeli oleh bakery shop, maka dianggap sebagai barang setengah jadi. Apabila nilai produksi tepung dan gula dimasukkan dalam perhitungan produksi roti/kue, maka akan terjadi perhitungan dua kali.
* Penentuan harga barang yang berlaku, karena tidak semua tempat menggunakan harga yang sama, bergantung pada lokasi, musim, harga dollar, dan lain sebagainya.
* Investasi bruto dan investasi neto, dimana terdapat perbedaan akibat depresiasi, terutama untuk menghitung investasi yang dilakukan oleh negara.
* Informasi kenaikan harga barang membutuhkan informasi indeks harga. Penentuan indeks harga itu sendiri memiliki beberapa masalah, seperti penentuan barang yang akan digunakan dalam perhitungan.
Selasa, 12 Januari 2010
biar aku menjadi milikmu
ku tau cinta ini
bisa membunuh ku
ku tau bahwa diri mu
tak mungkin bisa jd milik ku
rasa ini datang sejak
pertama x ku mengenal dia
cinta ini suci
bagai kan kapas putihh..
bukan salah ku mencintai mu
bukan salah mu pilih dia tapi mengapa
oh tuhan bukan diri ku yg jd milik ny
sunggu aku tak relaaa....
andai aku pnya satu permintaan izin kan
aku dapat memegang erat tangan ny,memeluk
hangat tubuhny mengkecup mesra bibir ny,
satu hari saja biarkan dia jd milik kuu,,
bisa membunuh ku
ku tau bahwa diri mu
tak mungkin bisa jd milik ku
rasa ini datang sejak
pertama x ku mengenal dia
cinta ini suci
bagai kan kapas putihh..
bukan salah ku mencintai mu
bukan salah mu pilih dia tapi mengapa
oh tuhan bukan diri ku yg jd milik ny
sunggu aku tak relaaa....
andai aku pnya satu permintaan izin kan
aku dapat memegang erat tangan ny,memeluk
hangat tubuhny mengkecup mesra bibir ny,
satu hari saja biarkan dia jd milik kuu,,
Maliq n d’essentials — Coba Katakan Lyrics
coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan,
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana,
buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa, mewujudkan bahagia,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
ohh.. oh.. habis sudah semua rangkai kata..
telah terungkap semua yang kurasa..
yang kuingin akhir yang bahagia.. hoo..
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka..
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
wohoho.. dudududu…
wohoho.. dudududu…
yang ku inginkan..
satu tujuan..
sebuah kenyataan..
bukan impian..
bukan harapan..
bukan alasan..
satu kepastian..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana,
buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa, mewujudkan bahagia,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
ohh.. oh.. habis sudah semua rangkai kata..
telah terungkap semua yang kurasa..
yang kuingin akhir yang bahagia.. hoo..
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka..
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
wohoho.. dudududu…
wohoho.. dudududu…
yang ku inginkan..
satu tujuan..
sebuah kenyataan..
bukan impian..
bukan harapan..
bukan alasan..
satu kepastian..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
paris
Paris (pengucapan /ˈpærɨs/ dalam bahasa Inggris [paʁi] (bantuan·info) dalam bahasa Perancis) adalah ibukota Perancis. Terletak di sungai Seine, di utara Perancis, di jantung region Île-de-France (juga dikenal sebagai "Region Paris"; bahasa Perancis: Région parisienne). Kota Paris pada batas administratifnya (tak berubah sejak 1860) memiliki penduduk 2.167.994 jiwa (Januari 2006). Unité urbaine Paris (atau wilayah urban) memanjang ke luar batas kota administratif dan memiliki perkiraan penduduk 9.93 juta (tahun 2005). Aire urbaine Paris (atau wilayah metropolitan) memiliki penduduk hampir 12 juta jiwa, dan merupakan salah satu wilayah metropolitan terpadat di Eropa.
Pemukiman penting bagi lebih dari dua milenium, Paris hari ini menjadi salah satu pusat bisnis dan budaya terdepan di dunia, dan campuran politik, pendidikan, hiburan, media, fashion, sains dan seni semuanya membantu statusnya sebagai salah satu kota global terbesar di dunia. Region Paris (Île-de-France) adalah ekonomi kota terbesar di Eropa, dan kelima terbesar dalam daftar kota menurut PDB dunia. Dengan €500.8 milyar (US$628.9 milyar), kota ini menghasilkan seperempat produk domestik bruto (PDB) Perancis tahun 2006. Region Paris memiliki 36 dari perusahaan Fortune Global 500 di beberapa distrik bisnis, terutama La Défense, distrik bisnis terbesar di Eropa. Paris juga memiliki banyak organisasi internasional seperti UNESCO, OECD, ICC dan Paris Club.
Paris adalah kota tujuan turis paling populer di dunia, dengan 30 juta pengunjung asing per tahun.Terdapat sejumlah marka tanah terkenal diantara berbagai atraksinya, bersama dengan institusi terkenal dan taman terpopuler di dunia.
Pemukiman penting bagi lebih dari dua milenium, Paris hari ini menjadi salah satu pusat bisnis dan budaya terdepan di dunia, dan campuran politik, pendidikan, hiburan, media, fashion, sains dan seni semuanya membantu statusnya sebagai salah satu kota global terbesar di dunia. Region Paris (Île-de-France) adalah ekonomi kota terbesar di Eropa, dan kelima terbesar dalam daftar kota menurut PDB dunia. Dengan €500.8 milyar (US$628.9 milyar), kota ini menghasilkan seperempat produk domestik bruto (PDB) Perancis tahun 2006. Region Paris memiliki 36 dari perusahaan Fortune Global 500 di beberapa distrik bisnis, terutama La Défense, distrik bisnis terbesar di Eropa. Paris juga memiliki banyak organisasi internasional seperti UNESCO, OECD, ICC dan Paris Club.
Paris adalah kota tujuan turis paling populer di dunia, dengan 30 juta pengunjung asing per tahun.Terdapat sejumlah marka tanah terkenal diantara berbagai atraksinya, bersama dengan institusi terkenal dan taman terpopuler di dunia.
Kelemahan struktur Organisasi Garis / Staff Fungsional Pada Suatu Instansi Pendidikan
Pendidikan merupakan hal yang sangat mendasar yang harus seseorang jalani baik itu pendidikan yang terjadi didalam lingkup keluarga atau diluarnya misalnya pendidikan formal dan nonformal. Tujuan dari pendidikan ini sejatinya adalah untuk membentuk suatu individu yang bermartabat, berpendidikan, santun, cerdas, serta berguna bagi dirinya sendiri bangsa dan Negara.
Dalam hal pemenuhan kebutuhan akan pendidikan di Indonesia, maka dibentuklah suatu badan atau instansi yang bergerak dalam bidang pendidikan. Dinas Pendidikan merupakan salah satu diantara beberapa instansi yang ada. Instansi ini bertugas mengkoordinir dan mengatur seluruh kegiatan yang berhubungan dengan dunia pendidikan.
Koordinasi dan pengaturan dilakukan secara berkala dan dilakukan oleh beberapa staff dari instansi tersebut, misalnya berkala dalam kurun waktu 6 bulan / semester. Staff ini merupakan bagian dari struktur keorganisasian yang ada dalam sebuah instansi pendidikan, dan bertugas berdasarkan perintah dari atasannya.
Dari wacana di atas, dapat diketahui bahwa instansi pendidikan dalam hal ini Dinas Pendidikan menggunakan struktur organisasi garis. Dimana dalam struktur organisasi ini terdapat suatu pimpinan yang mengatur aktifitas atau kegiatan dari para anggotanya. Dan para anggota ini bertanggung jawab langsung akan kegiatannya.
Adapun kelemahan dari kondisi seperti ini adalah sebagai berikut :
1. Mempersulit Koordinasi
2. Dapat menciptakan konflik antar staff fungsional
3. Kurangnya kontak antara bawahan ke pimpinan
4. Pendelegasian yang dilakukan atasan ke bawahan biasanya sulit dilakukan
Dalam hal pemenuhan kebutuhan akan pendidikan di Indonesia, maka dibentuklah suatu badan atau instansi yang bergerak dalam bidang pendidikan. Dinas Pendidikan merupakan salah satu diantara beberapa instansi yang ada. Instansi ini bertugas mengkoordinir dan mengatur seluruh kegiatan yang berhubungan dengan dunia pendidikan.
Koordinasi dan pengaturan dilakukan secara berkala dan dilakukan oleh beberapa staff dari instansi tersebut, misalnya berkala dalam kurun waktu 6 bulan / semester. Staff ini merupakan bagian dari struktur keorganisasian yang ada dalam sebuah instansi pendidikan, dan bertugas berdasarkan perintah dari atasannya.
Dari wacana di atas, dapat diketahui bahwa instansi pendidikan dalam hal ini Dinas Pendidikan menggunakan struktur organisasi garis. Dimana dalam struktur organisasi ini terdapat suatu pimpinan yang mengatur aktifitas atau kegiatan dari para anggotanya. Dan para anggota ini bertanggung jawab langsung akan kegiatannya.
Adapun kelemahan dari kondisi seperti ini adalah sebagai berikut :
1. Mempersulit Koordinasi
2. Dapat menciptakan konflik antar staff fungsional
3. Kurangnya kontak antara bawahan ke pimpinan
4. Pendelegasian yang dilakukan atasan ke bawahan biasanya sulit dilakukan
Sabtu, 02 Januari 2010
Gus Dur Wafat. Bendera Setengah Tiang di Kantor, Hotel, Hingga Mabes Polri
Jakarta - Kepergian KH Abdurahman Wahid yang sering disapa Gus Dur membuat Indonesia berduka. Sebagai tanda berkabung, pemerintah meminta masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang selama 7 hari. Dan kini, bendera setengah tiang tampak dikibarkan di kantor, hotel, hingga Mabes Polri.
Pantauan detikcom, Kamis (31/12/2009) beberapa kantor dan gedung di Jakarta sudah dipasang bendera setengah tiang. Di sepanjang Jl MT Haryono, Jakarta Timur misalnya, sang saka Merah Putih tampak sudah dikibarkan di gedung-gedung perkantoran.
Pemandangan serupa juga bisa dilihat di sepanjang Jl Soepomo dan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.
Di Mabes Polri di Jalan Trunojoyo juga terlihat bendera sudah dipasang setengah tiang. Nampak dua bendera setengah tiang dipasang di sekitar komplek gedung. Satu di depan gedung Rupatama dan lainnya tepat di depan Museum Polri.
"Sejak tadi pagi (dipasang) untuk menghormati Gus Gusdur Wafat
Kantor, Hotel, Hingga Mabes Polri Pasang Bendera Setengah Tiang
Kepergian Abdurahman Wahid (Gusdur) membuat Indonesia berduka. Masyarakat Indonesia telah kehilangan sosok tokoh bangsa yang selalu mengusung nilai-nilai HAM dan pluralitas.
Seruan agar bangsa Indonesia berkabung pun muncul. Presiden SBY bahkan meminta agar masyarakat Indonesia melakukan hari berkabung nasional untuk mengenang Gusdur.
Pantauan detikcom, Kamis (31/12/2009) beberapa kantor dan gedung di Jakarta sudah memasang bendera setengah tiang. Seperti halnya di sepanjang Jl MT Haryono, nampak gedung-gedung perkantoran telah mengibarkan sang saka merah putih..
Pemandangan yang serupa juga bisa dilihat di sepanjang Jl Soepomo dan Kapten Tendean. Tak ketinggalan, Markas Besar Polri (Mabes Polri) juga telah mengibarkan bendera setengah tiang. Nampak, dua bendera setengah tiang dipasang di sekitar komplek gedung. Satu di depan gedung Rupatama dan lainnya tepat di depan museum polri.
"Sejak tadi pagi (dipasang), untuk menghormati Gus Dur," kata salah seorang petugas Mabes saat ditemui.
Tidak hanya kantor, gedung, atau hotel, di sejumlah tempat peribadatan juga telah dipasang bendera setengah tiang untuk menghormati meninggalnya mantan Presiden RI ke-4 tersebut.
Salah satu gereja di Jl Soepomo, Tebet, Jaksel juga sudah dipasang bendera setengah tiang. "Dari pukul 07.00 WIB sudah dipasang. Saya hanya disuruh memasang saja sama pihak gereja," ujar Samin (38), tukang bersih gereja Yesus Kristus.
Antusiasme masyarakat Ibu kota untuk melepas kepergian Gus Dur juga terasa saat iring-iringan jenazah Gus Dur dibawa menuju Bandara Halim Perdana Kusuma. Puluhan masyarakat rela berhenti sejenak dari aktivitas dan kesibukannya untuk menyaksikan jenazah Gus Dur.
Mereka berdiri tegak sembari melambaikan tangan kepada anak Gus Dur, Yenny Wahid yang kebetulan berada di mobil jenazah. Tidak jarang ibu-ibu yang tak kuat menahan kesedihan nampak berkaca-kaca. "Selamat jalan Gus Dur," kata Nini (43) sambil menatap iring-iringan jenazah Gus Dur.
http://www.detiknews.com/read/2009/12/31/111546/1269361/10/bendera-setengah-tiang-di-kantor-hotel-hingga-mabes-polri
Pantauan detikcom, Kamis (31/12/2009) beberapa kantor dan gedung di Jakarta sudah dipasang bendera setengah tiang. Di sepanjang Jl MT Haryono, Jakarta Timur misalnya, sang saka Merah Putih tampak sudah dikibarkan di gedung-gedung perkantoran.
Pemandangan serupa juga bisa dilihat di sepanjang Jl Soepomo dan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.
Di Mabes Polri di Jalan Trunojoyo juga terlihat bendera sudah dipasang setengah tiang. Nampak dua bendera setengah tiang dipasang di sekitar komplek gedung. Satu di depan gedung Rupatama dan lainnya tepat di depan Museum Polri.
"Sejak tadi pagi (dipasang) untuk menghormati Gus Gusdur Wafat
Kantor, Hotel, Hingga Mabes Polri Pasang Bendera Setengah Tiang
Kepergian Abdurahman Wahid (Gusdur) membuat Indonesia berduka. Masyarakat Indonesia telah kehilangan sosok tokoh bangsa yang selalu mengusung nilai-nilai HAM dan pluralitas.
Seruan agar bangsa Indonesia berkabung pun muncul. Presiden SBY bahkan meminta agar masyarakat Indonesia melakukan hari berkabung nasional untuk mengenang Gusdur.
Pantauan detikcom, Kamis (31/12/2009) beberapa kantor dan gedung di Jakarta sudah memasang bendera setengah tiang. Seperti halnya di sepanjang Jl MT Haryono, nampak gedung-gedung perkantoran telah mengibarkan sang saka merah putih..
Pemandangan yang serupa juga bisa dilihat di sepanjang Jl Soepomo dan Kapten Tendean. Tak ketinggalan, Markas Besar Polri (Mabes Polri) juga telah mengibarkan bendera setengah tiang. Nampak, dua bendera setengah tiang dipasang di sekitar komplek gedung. Satu di depan gedung Rupatama dan lainnya tepat di depan museum polri.
"Sejak tadi pagi (dipasang), untuk menghormati Gus Dur," kata salah seorang petugas Mabes saat ditemui.
Tidak hanya kantor, gedung, atau hotel, di sejumlah tempat peribadatan juga telah dipasang bendera setengah tiang untuk menghormati meninggalnya mantan Presiden RI ke-4 tersebut.
Salah satu gereja di Jl Soepomo, Tebet, Jaksel juga sudah dipasang bendera setengah tiang. "Dari pukul 07.00 WIB sudah dipasang. Saya hanya disuruh memasang saja sama pihak gereja," ujar Samin (38), tukang bersih gereja Yesus Kristus.
Antusiasme masyarakat Ibu kota untuk melepas kepergian Gus Dur juga terasa saat iring-iringan jenazah Gus Dur dibawa menuju Bandara Halim Perdana Kusuma. Puluhan masyarakat rela berhenti sejenak dari aktivitas dan kesibukannya untuk menyaksikan jenazah Gus Dur.
Mereka berdiri tegak sembari melambaikan tangan kepada anak Gus Dur, Yenny Wahid yang kebetulan berada di mobil jenazah. Tidak jarang ibu-ibu yang tak kuat menahan kesedihan nampak berkaca-kaca. "Selamat jalan Gus Dur," kata Nini (43) sambil menatap iring-iringan jenazah Gus Dur.
http://www.detiknews.com/read/2009/12/31/111546/1269361/10/bendera-setengah-tiang-di-kantor-hotel-hingga-mabes-polri
Langganan:
Postingan (Atom)