Jazz
Senin, 09 April 2012
Kenapa anda dianjurkan menggunakan software open source dalam membuat aplikasi ?
Kata “open source” pertama kali muncul pada sebuah rapat di Palo Alto California. Ketika itu, Netscape yang merupakan pengembang browser Navigator ingin melepaskan kode sumber dari produk dengan nama Mozilla di bulan Januari 1998. Mereka ingin membedakan diri dan menghindari konfrontasi ideologis maupun konotatif dengan istilah Free Software yang dipelopori oleh Richard Stallman. Para penggagas istilah open source adalah : Christine Peterson, Todd Anderson, Larry Augustin, Jon Hall, Sam Ockman, and Eric S. Raymond.
Istilah “open source” ini kemudian menjadi terkenal setelah dipublikasikan oleh tim O’Reilly melalui sebuah event yang diadakan di bulan April 1999. Event ini dihadiri oleh para selebritis IT yang terlibat dalam project-project free open source, seperti Linus Torvallds (penemu Linux), Larry Wall, Brian Behlendorf, Eric, Allman, Guido van Rossum (pembuat python), Michael Tieman, Paul Vixie, Jamie Zawinski dari Netscape, dan Eric Raymond.
Untuk menjaga perkembangan dunia open source, dibentuklah sebuah badan yang disebut Open Source Initiative. Badan ini didirikan tahu 1998 oleh Eric S. Raymond dan Bruce Perens.
Open source software adalah istilah yang digunakan untuk software yang membuka/membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software tersebut. Dan yang menarik dan salah satu keunggulannya adalah bahwa Open source software dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar lisensi. Biasanya orang mendapatkan software ini dari internet. Salah satu open source software yang terkenal yaitu Linux.
Keuntungan Open Source Software
1. Legal
Dengan adanya open source software, dapat mengurangi tingkat pembajakkan yang ada di indonesia.
2. Penyelamatan Devisa negara
Dengan menggunakan solusi berbasis Open Source, maka dapat dilakukan penghematan devisa negara secara signifikan. Kemudian dana tersebut dapat dialokasikan ke usaha-usaha untuk kesejahteraan rakyat.
3. Keamanan Negara / Perusahaan
Software Open Source bebas dari bahaya ledakan yang disebabkan oleh software komputer proprietary / tertutup, karena bisa dilakukan audit terhadap kode programnya.
4. Keamanan Sistem
Pada software proprietary / tertutup, sangat sulit untuk dapat benar-benar yakin dengan keamanannya, karena kita tidak dapat mengetahui apa yang ada di dalamnya. Selain itu, sangat sulit untuk mendapatkan solusinya.
Tiga hal yang sering dijadikan alasan bahwa open source software lebih aman adalah :
Ketersediaan kode sumber
Lebih fokus kepada keamanan daripada keindahan
Roots : sebagian besar sistem FOSS berbasis multi user dan UNIX yng siap untuk jaringan.
5. Ketersediaan/kestabilan
Open source software sangat dikenal dengan kestabilan dan ketersediannya(tidak mudah hang atau minta restart).
6. Standar terbuka dn tidak bergantung pada vendor
Standar terbuka memberikan fleksibilitas dan kebebasan pada pengguna, baik individu,perusahaan, pemerintahan. Pengguna dapat berganti paket software, berganti platform, atau vendor yang berbeda, tanpa menimbulkan masalah. Kelebihan open source software adalah hampir selalu menggunakan standar terbuka karena:
Ketersediaan kode sumber
Sesuai dengan standar yang aktif
7. Mengurangi ketergantungan impor
biaya dalam model open source yang lebih berorientasi jasa ini normalnya hanya dikeluarkan untuk bisnis dalam negeri, tidak harus menggunakan perusahaan multinasional. Ini berdampak positif terhadap masalah tenaga kerja, investasi dalam negeri, pemasukan dari pajak, dan lain-lain.
8. Pengembangan perangkat lunak lokal
Ada korelasi positif antara pertumbuhan pengembang FOSS dengan kemampuan inovasi dalam sistem ekonomi.
9. Pembajakan. HAKI, dan WTO
Pembajakan software dan lemahnya hukum dapat merugikan suatu negara dalam banyak hal. Sebuah negara yang perlindungannya terhadap HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) rendah menjadi tidak menarik bagi investor asing. Keanggotaan dalam organisasi perdagangan dunia atau WTO (World Trade Organization) dan manfaat yang didapatkan dari keanggotaan itu juga ditentukan oleh tingkat penghargaan suatu negara terhadap HaKI.
Akhirnya, budaya pembajakan software merugikan pengembang software lokal, di samping rendahnya insentif bagi pengembang software lokal untuk menghasilkan produk lokal.
10. Bahasa dan budaya lokal
“Lokalisasi di bidang software menghasilkan penguasaan suatu produk dan membuatnya sesuai dengan bahasa dan budaya target pasar lokal yang dijadikan sasaran pengguna software.” (Sumber: Localization Industry Standards Association).
Kerugian Open Source Software
a. Tidak ada garansi dari pengembangan
Biasanya terjadi ketika sebuah project dimulai tanpa dukungan yang kuat dari satu atau beberapa perusahaan, memunculkan celah awal ketika sumber code masih mentah dan pengembangan dasar masih dalam pembangunan.
b. Masalah yang berhubungan dengan intelektual property
Pada saat ini, beberapa negara menerima software dan algoritma yang dipatentkan. Hal ini sangat sulit untuk diketahui jika beberapa motede utama untuk menyelesaikan masalah software di patenkan sehingga beberapa komunitas dapat dianggap bersalah dalam pelanggaran intelektual property.
c. Kesulitan dalam mengetahui status project.
Tidak banyak iklan bagi open source software, biasanya beberapa project secara tidak langsung ditangani oleh perusahaan yang mampu berinvestasi dan melakukan merketing.
d. Support berbayar dan langka
Jika terdapat masalah pada software, misalnya ditemukan hole atau bug yang tidak anda pahami, maka langkah yang ditempuh adalah mencari penyelesaian masalah di forum-forum. Jika tidak diperoleh solusi, maka harus menganggarkan dana yang tidak sedikit untuk mendatangkan jasa konsultan dari pakar Open Source tersebut.
e. Versi Beta, Stabil dan Tidak Stabil
Kepastian stabil dan tidak stabil kadang menjadi keraguan pilihan para petinggi IT untuk memilih software Open Source. Bayangkan seandainya versi software yang unstable telah terinstal di server, lalu terjadi hal yang tidak diinginkan, dan patch-nya harus menunggu orang yang sukarela memperbaiki masalah yang terjadi.
sumber:
http://deluthus.blogspot.com/2011/03/keuntungan-kekurangan-open-source.html
http://dwiyuliani-dwiyuliani.blogspot.com/2011/03/keuntungan-dan-kerugian-open-source.html
http://zerovirez.blogspot.com/2008/10/pengertian-open-source.html
http://www.diptara.com/2010/04/pengertian-dan-sejarah-software-open.html
Minggu, 15 Januari 2012
Sabtu, 14 Januari 2012
Senin, 14 November 2011
Jumat, 24 Juni 2011
KALIMAT DEDUKSI SECARA TIDAK LANGSUNG LANGSUNG
Contoh kalimat :
· Semua orang tua memiliki sifat penyayang.
Ibu Das adalah orang tua.
Jadi Ibu Das memiliki sifat penyayang.
· Semua anak 3KA05 adalah anak rajin.
Bil adalah anak 3KA05.
Jadi Bil adalah anak rajin.
2. Silogisme Hipotesa
Contoh kalimat :
· Jika haus pasti saya minum air.
Saya haus saya minum.
Jadi saya minum air.
Jika tidak haus, saya tidak minum air.
Tidak haus tidak minum,
Jadi saya tidak minum air.
· Jika gelap, saya menyalahkan lampu.
Di sini gelap saya menyalahkan lampus.
Jadi saya menyalahkan lampus.
Jika tidak gelap, saya tidak menyalahkan lampu.
Disini tidak gelap saya tidak menyalahkan lampu.
Jadi saya tidak menyalahkan lampu.
3. Silogisme Alternatif
Contoh kalimat :
· Saya ingin makan daging ayam atau sapi.
Saya makan daging ayam.
Jadi saya tidak ingin makan daging sapi.
· Saya akan berlibur ke Inggris atau Jerman.
Saya berlibur ke Inggris.
Jadi saya tidak akan berlibur ke Jerman.
4. Silogisme Entimen
Contoh kalimat :
· Saya minum karena saya haus.
· Jika gelap maka saya menyalahkan lampu.
5. Rantai Deduksi
Contoh kalimat :
· Saya tidak menyukai buah jeruk.
Karena buah jeruk rasanya asam.
Ibu saya membelikan saya buah jeruk.
Jadi saya tidak memakannya.
· Saya menyukai olah raga renang.
Karena renang adalah olah raga kegemaran saya.
Teman saya mengajak saya berenang.
Jadi saya menerima ajakan teman saya.
PROPOSAL PI SAYA
BAB I
PENDAHULUAN
Saat ini komputer telah menjadi sarana pembelajaran yang sangat dinamis dan menarik. Banyak aplikasi pembelajaran untuk dipasarkan seperti pembelajaran mengenai flora dan fauna. Aplikasi-alpikasi ini dibuat dalam bentuk aplikasi multimedia. Aplikasi multimedia pembelajaran ditampilkan secara lebih menarik dan interaktif karena aplikasi ini merupakan gabungan dari teks, gambar, audio, video dan animasi.
Seperti yang telah diketahui, anak-anak memiliki keingintahuan yang sangat tinggi setiap apa yang baru dilihat dan belum diketahui. Salah satu contoh adalah mengenai buah-buahan langka yang terdapat di Indonesia. Buah-buahan merupakan jenis tumbuh-tumbuhan yang dapat dikonsumsi manusia karena mengandung banyak vitamin yang diperlukan bagi tubuh. Adapun jenis buah-buahan eksotis atau langka di Indonesia yang jarang dijumpai misalnya kecapi, kemang, gandaria, gohok, lobi-lobi, kokosan dan masih banyak lagi.
Berdasarkan ulasan di atas, penulis bermaksud membuat aplikasi multimedia mengenai pembelajaran flora atau tumbuh-tumbuhan yaitu mengenai buah-buahan langka. Hal ini dikarenakan sebagai pengenalan kepada anak-anak tentang berbagai macam buah-buahan sejak usia dini yaitu 5 sampai 7 tahun. Untuk mempermudah pembuatan aplikasi, penulis menggunakan program multimedia Macromedia Flash 8.0, karena program tersebut dirasakan cocok dengan pengaplikasiannya serta mudah dalam penggunaannya.
Pada tulisan ini,penulis membatasi masalah pada perencanaan dan pembuatan program aplikasi pembelajaran mengenai buah-buahan. Aplikasi ini terbagi atas dua bagian yaitu materi tentang buah-buahan dan bagian permainan itu sendiri. Gambar yang akan ditampilkan adalah gabungan antara teks, gambar, audio, video dan animasi. Pada aplikasi ini terdapat tingkatan-tingkatan permainan atau level, untuk menjawab permainan pada aplikasi pembelajaran ini, penulis menyediakan pilihan jawaban agar mempermudah dalam menjawab. Aplikasi ini dibuat untuk anak-anak usia 5 sampai 7 tahun. Dalam membuat aplikasi multimedia, penulis menggunakan software Macromedia Flash 8.0.
Adapun tujuan Penulisan Ilmiah ini adalah sebagai berikut :
Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penulisan ini adalah dengan studi kepustakaan dan buku-buku yang telah dan penulis baca yang berhubungan dengan masalah penulisan. Selain itu penulis juga melakukan uji aplikasi baik itu kekalangan guru maupun ke anak-anak yang menjadi pengguna aplikasi multimedia ini
BAB I PENDAHULUAN
Mencakup Latar Belakang Masalah, Batasan Masalah, Tujuan Penulisan, Metode Penelitian, Sistematika Penelitian.
BAB II LANDASAN TEORI
Mendukung atau berhubungan dengan Tulisan Ilmiah ini yang penerapannya disajikan terperinci pada bab tiga.
BAB III PEMBUATAN SISTEM DI DALAM PROGRAM
Menjelaskan Desain Menu, Desain Output, Listing Program, kebutuhan software dan cara penggunaan program itu sendiri.
BAB IV PENUTUP
Dimana terdapat Kesimpulan dan Saran dari penulis.
Rabu, 06 April 2011
LIMA ARTIKEL KALIMAT GENERALISASI
Menganalisa Suatu Virus
Pembuatan suatu antivirus sendiri tentunya tidak bisa lepas dari pengenalan virus itu sendiri. Kita harus menganalisa cara kerjanya, apa saja yang mampu di perbuat oleh virus itu, apa saja yang diinfeksi dan sebagainya.
Untuk melakukan analisa suatu virus biasanya membutuhkan tool-tool yang dapat menganaliasa suatu virus secara mendetail dan cepat.
Berikut terdapat beberapa tools yang dapat anda gunakan untuk menganalisa suatu virus.
1. Malcode Analysis Pack
(http://labs.idefense.com/software/download/?downloadID=8)
Tool ini terdiri dari bermacam-macam aplikasi yang dapat membantu anda menganalisa suatu malcode.
Contohnya seperti ShellExt, socketTool, fakeDNS, Sheilcode2Exe dan sebagainya.
2. Autorun For Windows
(http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb963902.aspx)
Aplikasi ini digunakan untuk mengetahui lokasi auto-starting dari startup monitor yang berada di windows.
Aplikasi ini akan menunjukkan program yang berjalan saat sistem melakukan bootup atau login.
3. RegMon for Windows
(http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896652.aspx)
Tool ini bisa menampilkan aplikasi mana saja yang sedang melakukan akses registry pada sistem anda.
Semua akan ditampilkan secara real-time
4. FileMon for Windows
(http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896642.aspx)
Tool ini akan menampilkan system activity dari sebuah file dalam operating system secara real-time.
5. Multipot (http://labs.idefense.com/software/download/?downloadID=9)
Aplikasi ini di desain untuk mengumpulkan malicious code yang banyak terdapat di internet.
6. Process Explorer for Windows
(http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx)
Tool ini mengetahui informasi mengenai handles dal DLLs proses yang sedang terbuka.
Aplikasi ini akan menunjukkan list dari proses yang sedang aktif saat itu.
7. Resource Hacker (http://www.angusj.com/resourcehacker/)
Tool yang bisa digunakan untuk mengubah resource pada win32 executables serta resource file yang lain.
8. Rootkit Unhooker (http://www.antirootkit.com/software/RootKit-Unhooker.htm)
Aplikasi untuk mendateksi rootkit.
Beberapa fitur yang ditawarkan antara lain Ultimate Drivers Detection, Hidden File Detection dan sebagainya.
9. SysAnalyzer (http://labs.idefense.com/software/download/?downloadID=15)
Tool ini mampu menganalisa malcode run time secara otomatis untuk memonitor apa yang sedang dilakukan oleh sistem dan proses yang sedang berjalan.
10. PE iDentifier (http://www.peid.info/)
Aplikasi ini digunakan untuk mendeteksi packers,cryptors.
Tool ini mampu mendeteks lebih dari 600 signatures yang berbeda dari PE file.
11. VB Decompiler Lite (http://www.vb-d
ecompiler.org/download.htm)
12. MiTec EXE Explorer (http://www.mitec.cz/exe.html)
Tool ini diciptakan sebagai executable reader.
Aplikasi ini mampu membaca dan menampilkan executable file properties dan struktur dari sebuah file yang dianalisis.
suumber: http://pctools-one.blogspot.com/
Membuka file office 2007 dengan office 2000/2003
Jika kita ingin membuka file office 2003 dengan menggunakan Office 2007 itu hal yang biasa, namun bagaimana jika sebaliknya?? Pasti kita akan merasa jutek, kesal, kecewa, menggerutu dan sebagainya jika ada file penting yang ingin dibuka tetapi, filenya adalah Office 2007 sedangkan aplikasi yang terinstall adalah Office 2000 atau 2003.
Mau beralih menggunakan office 2007 merasa enggan atau gak tertarik. Hal ini mungkin disebabkan karena kita-nya masih lebih familiar menggunakan office 2000 atau 2003 dibandingkan office 2007 dikarenakan bentuk tampilannnya yang sudah jauh berbeda.
Namun gak usah merasa sedih dan kecewa karena file office 2007 tersebut bisa dibuka menggunakan office 2000 atau 2003 loh... Lalu bagaimana cara membuka file office 2007 menggunakan office 2000 atau 2003.
Untuk keperluan ini kita perlu menginstall software tambahan yang namanya FileFormatConverters.exe. Software ini dibuat oleh microsoft sendiri, hanya saja mungkin ada beberapa fitur yang tidak jalan, tetapi yang penting intinya kita dapat membuka file yang kita inginkan.
sumber: http://www.artikeltentangkomputer.co.cc/2010/04/cara-membuka-file-office-2007.html
Tablet dengan Docking Keyboard
Tablet atau netbook? Ini yang menjadi pembeda Asus EEE Pad Transformer dibandingkan tablet lainnya. Dengan banyaknya produk tablet di pasaran, vendor mulai menciptakan keunikan sendiri.
Popularitas komputer tablet terbukti melebihi tren netbook yang sempat meledak beberapa tahun silam.Tablet dianggap sebagai alat paling ideal untuk menemani konsumen bepergian. Selain ringan, berlayar sentuh,juga memiliki daya tahan baterai tinggi. Meski demikian,tablet juga memiliki keterbatasan.Alat ini lebih menonjolkan aktivitas untuk mengonsumsi konten dibandingkan berproduksi atau bekerja.Keterbatasan itu karena ketiadaan keyboard alias papan ketik.
Maklum, mengetik lama menggunakan layar sentuh rasanya mustahil dilakukan. iPad maupun Samsung Galaxy Tab sebenarnya sudah menyediakan aksesori keyboard dock secara terpisah. Namun, AsusTek rupanya ingin membawa aksesori ini ke level baru. Bukan sekadar aksesori,namun menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tabletnya. Inilah yang mereka lakukan di EEE Pad Transformer,tablet 10.1 inci dengan sistem operasi Android 3.0.
Nama Transformer ada kaitannya dengan bagaimana produk tablet ini kemudian bisa menjadi “laptop” saat dikoneksikan dengan docking keyboard-nya. ”Kami ingin menawarkan kepada pengguna lebih banyak pilihan,” ujar CEO AsusTek Jerry Shen kepada Associated Press. ”Pengguna bisa melakukan berbagai fungsi.Mulai sentuhan 10 jari, dukungan video flash, e-book reading, dan kibor fisik untuk memangkas keterbatasan komputer tablet,” paparnya. Di Taiwan, versi EEE Pad Transformer 16 GB tanpa keyboard dipasarkan sekitar USD- 500 atau Rp4,7 jutaan. Sementara, harga dengan keyboard Rp5,7 juta.
Transformer ini akan berdampingan dengan tablet keluaran Asus lainnya,e- Slate, tablet 12 inci yang ditenagai oleh sistem operasi Microsoft Windows. Dengan spesifikasi laiknya sebuah notebook,kelemahan e- Slate selain ukuran yang berat adalah daya tahan baterai yang tak lebih dari 4 jam. Sekadar perbandingan, tablet seperti iPad mampu bertahan hingga 9 jam. e- Slate telah dipasarkan sejak Januari silam. Sementara dua varian Transformer paling tidak meluncur pada bulan ini.
Asus berharap keseluruhan varian tabletnya mampu terjual hingga 2 juta unit di seluruh dunia pada 2011. Memang, tablet adalah milik siapa saja. Selain Asus, perusahaan Taiwan lainnya,Acer Inc,sudah merilis empat model tablet, plus smartphone berukuran 4,8 inci yang akan dipasarkan pada bulan ini. Acer adalah vendor komputer ketiga terbesar dunia. Salah satu alasan mengapa vendor beramai-ramai masuk ke pasar tablet karena market share PC dan laptop terus menurun. Dan, mereka percaya diri bahwa dominasi Apple di komputer tablet nantinya bisa digeser hingga 50% pada 2012 karena lebih banyak gadget yang menggunakan Android dan sistem operasi Microsoft.
sumber: http://www.artikelkomputer.net/2011/04/tablet-dengan-docking-keyboard.html